Thursday, 7 December 2017

Jasa AdWords Atau Jasa SEM? Kenali Dulu Perbedaan AdWords, AdSense, Dan SEM

Sakerapedia - Jika anda baru dalam dunia marketing online, maka kemungkinan besar anda baru saja mengenal istilah AdWords, AdSense, dan SEM. Ketiganya memang mirip, namun tiap istilahnya mendefinisikan hal yang berbeda. Sebagai pemilik bisnis, tentunya anda harus memahami terminologi marketing online, tiga istilah tersebut salah satunya. Ketiganya merujuk ke iklan online search engine. Jika anda tertarik untuk menggunakan jasa Adwords, jasa AdSense, atau jasa SEM untuk membentuk presensi online bisnis anda, maka pahamilah perbedaan dari istilah-istilah tersebut.

Kenali perbedaan SEM, AdWords, dan AdSense untuk memulai optimisasi presensi online.

SEM


SEM adalah kependekan dari search engine marketing. Istilah tersebut sendiri merujuk ke semua bentuk layanan periklanan pada semua jenis search engine, tidak hanya Google. Jika produk SEM Google adalah AdWords dan AdSense, maka produk SEM search engine Bing adalah Bing Ads. SEM memang selalu dikaitkan dengan AdWords dan AdSense, padahal masih ada jenis SEM lainnya. Hal ini disebabkan karena Google memang menguasai pangsa pasar search engine.

AdWords


Telah sedikit disebut sebelumnya, AdWords adalah salah satu produk SEM Google. Cara kerjanya sendiri adalah dengan memunculkan iklan yang dipasang menggunakan kata kunci yang telah ditentukan dan jumlah karakter terbatas pada kolom deskripsinya. Iklan tersebut akan muncul ketika user melakukan pencarian di Google menggunakan kata kunci yang relevan dengan kata kunci yang digunakan dalam iklan AdWords. Penggunaan kata kunci yang tepat pun sulit untuk dilakukan, karena memerlukan riset keyword yang sesuai. Sehingga tak jarang jika penggunaan produk Google ini memerlukan bantuan dari jasa AdWords. Karena cara kerja AdWords, maka layanan SEM Google ini pun pada umumnya digunakan oleh pemilik bisnis.

AdSense


Berbeda dengan AdWords yang muncul di halaman pencarian, AdSense muncul di berbagai website. Tentunya tidak semua website dapat memunculkan iklan AdSense. Hanya website yang telah terdaftar untuk mengijinkan pemasangan iklan AdSense Google yang akan menampilkannya. Cara kerja AdSense sendiri adalah pemasang iklan yang relevan dengan konten suatu website. Contohnya saja anda mempunyai sebuah blog otomotif, maka jika anda mendaftarkan website sebagai partner Google AdSense, maka iklan yang berhubungan dengan otomotif dapat muncul di website anda. Dengan begitu, pengunjung website anda akan menikmati konten dengan berbagai tawaran iklan AdSense.

Oleh karena itu, AdSense pun dapat digunakan oleh publisher/content creator dan pemilik bisnis. Content creator memanfaatkan website mereka sebagai media iklan sehingga mereka pun bisa mendapatkan pemasukan dari banyaknya transaksi yang dilakukan melalui iklan yang terpasang. Pemilik bisnis sendiri pun dapat menggunakan AdSense untuk menampilkan produk dan layanan di website dan blog yang relevan. Seumpama anda mempunyai bisnis roti dan pastry, maka dengan AdSense, iklan anda pun dapat tampil di blog dan website memasak.

AdWords dan AdSense hanya bagian dari jenis SEM. Memang keduanya begitu dikenal berkat dominasi Google sebagai mesin pencari web terpopuler. Setelah memahami perbedaan ketiganya, manakah yang ingin anda ambil? Manakah yang sesuai dengan kebutuhan anda? Konsultasikan permasalahan anda ke digital agency Surabaya terdekat, untuk mengetahui penawaran SEM yang ada.








EmoticonEmoticon