Tren Kuliner Manis yang Menutup Tahun 2017

23:43
Sakerapedia - Dengan banyaknya macam jenis kuliner yang ada, semakin terancam pula kesehatan kita. Bagaimana tidak, kreasi kuliner yang selalu berganti-ganti mengikuti tren pada umumnya tak begitu mempertimbangkan keseimbangan nutrisi dan gizi. Sebaliknya, tren kuliner sepertinya selalu menggabungkan beberapa macam makanan, membentuk suatu menu "baru" yang kemudian dicap sebagai makanan kekinian.

Martabak Manis Modern


Martabak Manis Modern dengan Berbagai Pilihan Topping

Contohnya saja martabak modern yang sempat hits beberapa tahun lalu. Topping serba manis seperti permen, selai coklat nutella, keju, hingga oreo semuanya dijadikan satu tanpa memperdulikan kandungan gizi yang seimbang.

Pisang Nugget

Variasi Topping Pisang Nugget

Tren kuliner pisang nugget pun turut digemari oleh masyarakat. Sama dengan martabak modern dimana modifikasi toppingnya yang penuh kalori, yang membuat pisang nugget kurang begitu sehat adalah topping manisnya. Toppingnya mempunyai variasi yang mirip dengan martabak modern, selai coklat nutella, keju, matcha, hingga oreo.

Minuman Mangga Thailand

Minuman Mangga Kekinian Asal Thailand

Pada akhir tahun 2017, kuliner penuh kalori juga lagi-lagi menjadi tren. Bukan makanan camilan seperti martabak modern, tren kali ini berupa minuman yang terbuat dari buah mangga. Berasal dari negara tetangga Thailand, Indonesia yang tak kesulitan untuk mengikuti tren minuman ini. Mangga merupakan salah satu buah negeri tropis yang tumbuh subur di Indonesia. Hal ini pun membantu minuman mangga Thailand menjalar dengan cepat, tersedia di mall hingga booth depan minimarket.

Kandungan Kalori Tinggi

Sama dengan martabak modern, minuman mangga Thailand juga mengandung kalori tinggi. Sehingga jika anda mengkonsumsinya secara bersamaan, jangan heran kadar gula darah meningkat jauh. Hal ini tentunya dapat membahayakan kesehatan. Bukan dalam jangka panjang, namun juga dapat berakibat langsung. Terutama bagi anda dengan tingkat gula darah yang rentan terkena diabetes.

Prediksi Tren Kuliner 2018

Cheese Tea Diprediksi Menjadi Pembuka Tren Kuliner 2018

Sampai bulan pertama di tahun 2018 ini, masih belum ada kuliner yang menjadi tren signifikan. Daily Wuz sendiri memprediksikan satu minuman yang telah menjadi tren di Taiwan dan beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. Minuman yang dimaksud ini adalah cheese tea, minuman teh dengan keju. Tidak seperti 3 tren kuliner yang disebutkan sebelumnya, cheese tea tidak mengandung kalori yang over the top. Ahli gizi berkomentar bahwa tambahan krim keju diatasnya hanyalah sebatas perasa semata.

Meskipun sudah viral sampai mengharuskan pembeli mengantri selama 6 jam, cheese tea sampai sekarang belum dikenal di Indonesia. Apa memang karena memang karena minuman satu ini tak sesuai dengan selera manis lidah masyarakat Indonesia?

Apakah di tahun 2018 Indonesia kembali dilanda tren kuliner manis dengan kalori tinggi? Bagaimana tanggapan anda terhadap tren kuliner manis yang terus melanda Indonesia?