Thursday, 25 January 2018

3 Kesalahan Milenial dalam Mengatur Keuangan

Sakerapedia - Generasi milenial cenderung mengalami kesulitan dalam mengatur keuangannya sendiri. Meskipun mayoritas mereka kini telah mendapatkan kemandirian finansial, semua itu tidak mempunyai artian jika generasi milenial tak mampu untuk mengelolanya. Generasi milenial memang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan generasi pendahulunya, generasi X. Perkembangan jaman yang berbeda mempengaruhi segala aspek kehidupan milenial, yang salah satunya pengelolaan finansial mereka sendiri.

Milenial Cenderung Mengalami Kesulitan dalam Mengatur Keuangannya Sendiri

Rencana Pengeluaran


Milenial lebih cenderung melakukan impulse buying dibandingkan generasi X. Kurangnya perencanaan pengeluaran membuat mereka buta akan akibat dari impulse buying. Setelah mendapatkan gaji per bulannya, milenial diimbau untuk membuat perencanaan keuangan. Daftar perencanaan tersebut akan lebih baik jika diurutkan mulai dari yang paling primer sampai sekunder. Salah satu  Dengan begitu, mereka akan mengetahui mana yang lebih dibutuhkan dibandingkan dengan yang lain.

Rencana pengeluaran akan sangat bermanfaat pada akhir tahun dan hari raya. Hal ini karena pergantian tahun selalu identik dengan agenda liburan dan potongan harga di berbagai toko, offline maupun online.

Tak jauh berbeda, hari raya pun identik dengan diskon besar-besaran. Untuk "terlindung" dari godaan diskon, seperti yang dilansir Daily Wuz, baiknya bisa membedakan mana yang sekedar keinginan dan mana yang memang dibutuhkan. Ditambah lagi saat berkumpul bersama keluarga di hari raya pun memerlukan pengeluaran yang tidak kecil. Dengan rencana pengeluaran, uang THR pun dapat diatur untuk menyesuaikan kebutuhan secara efektif.

Mengatur Penggunaan Tiap Rekening Bank


Milenial mayoritas mempunyai rekening bank lebih dari satu. Meskipun begitu, penggunaan uang ditiap-tiap rekening yang mereka miliki tidak diatur dengan baik. Hal ini akan mengakibatkan pengeluaran yang tidak teratur. Untuk itu, tiap-tiap rekening yang dimiliki seharusnya dialokasikan untuk hal-hal yang berbeda. Misalkan satu untuk tabungan darurat dan satu untuk tabungan kebutuhan jangka pendek. Dengan begitu, pengeluaran akan teratur karena dana tidak tercampur satu sama lain.

Strategi Terbebas dari Hutang


Tuntutan ekonomi dan gaya hidup membuat milenial sulit terlepas dari kredit dan hutang. Saat telah terlilit hutang, mereka bingung untuk melunasinya. Padahal, banyak strategi yang bisa dilakukan agar hutang cepat terbayar seperti menjual barang berharga, menghemat konsumsi makanan, hingga mengurangi pengeluaran sekunder yang kurang penting.

Generasi milenial memang tak lagi hidup di masa dimana keadaan ekonomi semudah generasi X. Meskipun begitu, hal tersebut tidak bisa menjadi alasan untuk tidak mengatur finansial sendiri. Keuangan yang tidak diatur dengan baik dapat merugikan diri sendiri hingga keluarga. Oleh karena itu, mulai berhati-hatilah dalam pengeluaran keuangan anda.

3 Kesalahan Milenial dalam Mengatur Keuangan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dwi I R

0 komentar:

Post a Comment